Monday, January 4, 2010

Nasihat Ibu

Pernah suatu ketika saya bercerita tentang kejadian - kejadian di kantor kepada ibu, tentang rejeki, capeknya kerja dan ketertarikan saya akan banyak hal dan banyak cita - cita yang ingin saya wujudkan. Nasihat yang diberikan ibu saya ternyata tidaklah jauh berbeda dari apa yang pernah saya baca di blognya mas Dedi a.k.a rokkinvisual, tentang nasehat orang tua kepadanya.

Saya bercerita dan meminta saran agar cepet sukses (kata orang cepet kaya...hahaha), cepat banyak duit, cepet bisa beli macem2, ini dan itu, maklumlah.. saya sebagai orang yang baru kemarin sore dan baru tau capeknya kerja, terlalu egois untuk memenuhi banyak keinginan yang muncul. Bercermin dari kesuksesan* yang didapat orang tua saya, ibu saya memberi sebuah nasehat.

"Tu**, selegan gen megae, berjuang dan berusaha gen, mengabdi untuk kantor. Yen masalah rejeki de pikirne, nak sube ade ne ngatur...Sube aturne ngajak Widhi ne, yang penting rage berusaha". Yang jika diartikan kedalam bahasa Indonesia berarti " Tu, rajin saja bekerja, berjuang dan berusaha saja, mengabdi untuk kantor. Kalau masalah rejeki tidak usah dipikir, sudah ada yang mengatur. Sudah diatur oleh Tuhan, yang penting kita berusaha saja".

Sebuah nasihat yang saya jadikan pegangan hidup, membuat makin semangat untuk berusaha mewujudkan semua cita - cita, dan membuat semuanya "berbahagia".


* apa yang orang tua saya raih selama ini, saya anggap sebagai sebuah kesuksesan..meski tolak ukur kesuksesan bagi setiap orang tentu saja berbeda :)
** panggilan kecil saya dirumah, panggilan kecil bagi anak pertama dalam setiap keluarga di Bali.

2 komentar:

  1. aku jadi terharu,membaca nya..hehe.. saya juga gitu,,dkt2 mama.. tiap pgi nanyak, mama masak apa pagi ini..?? hehe..

    ReplyDelete
  2. haha..thx eddy a.k.a koplar..
    nak mule keto, bedik2 harus metakon malu jak meme jumah :)

    ReplyDelete